Senin, 22 Maret 2010

Keamanan Database

Keamanan merupakan suatu proteksi terhadap pengrusakan data dan pemakaian data oleh pemakai yang tidak punya kewenangan.

Menjaga keamanan Basis Data dilakukan dgn :

1. Penentuan perangkat lunak Data Base Server yang handal.

2. Pemberian Otoritas kepada user mana saja yang berhak mengakses, serta memanipulasi data-data yang ada.

Penyalahgunaan Database :

  1. Tidak disengaja, jenisnya :
    1. kerusakan selama proses transaksi
    2. anomali yang disebabkan oleh akses database yang konkuren
    3. anomali yang disebabkan oleh pendistribuasian data pada beberapa komputer
    4. logika error yang mengancam kemampuan transaksi untuk mempertahankan konsistensi database.
  2. Disengaja, jenisnya :
    1. Pengambilan data / pembacaan data oleh pihak yang tidak berwenang.
    2. Pengubahan data oleh pihak yang tidak berwenang.
    3. Penghapusan data oleh pihak yang tidak berwenang.

Tingkatan Pada Keamanan Database :

  1. Fisikal à lokasi-lokasi dimana terdapat sistem komputer haruslah aman secara fisik terhadap serangan perusak.
  2. Manusia à wewenang pemakai harus dilakukan dengan berhati-hati untuk mengurangi kemungkinan adanya manipulasi oleh pemakai yang berwenang
  3. Sistem Operasi à Kelemahan pada SO ini memungkinkan pengaksesan data oleh pihak tak berwenang, karena hampir seluruh jaringan sistem database menggunakan akses jarak jauh.
  4. Sistem Database à Pengaturan hak pemakai yang baik.

DISTRIBUTED DATABASE MANAGEMENT SISTEM

DBSM terdistribusi adalah sistem software yang memungkinkan ditatanya suatu basisdata terdistribusi dan membuat distribusi tersebut transparan bagi setiap pemakai (user). Suatu DBMS terdiri dari sistem basis data tunggal yang terbagi ke dalam beberapa penggalan, masing-masing pengalan tersebut akan diletakkan pada suatu atau beberapa komputer di bawah pengontrolan terpisah oleh DBMS. Komputer-komputer tersebut terkoneksi dalam suatu jaringan komunikasi.

User mengakses basis data terdistribusi tersebut melalui sebuah aplikasi yang berbasis database. Aplikasi-aplikasi tersebut tidak diperoleh atau diakses oleh user secara lokal (dari work-station tempat mereka bekerja), namun diakses secara global dari suatu server yang terpusat. Kita mengasumsikan bahwa DBMS terdistribisi memiliki paling tidak satu aplikasi yang global. Oleh karena itu, DBMS terdistribusi akan memiliki beberapa karakteristik berupa antara lain.

a. Kumpulan data-data logic (yang dapat digunakan secara bersama) terdistribusi pada beberapa unit komputer yang berbeda.

b. Komputer tersebut terkoneksi ke dalam suatu jaringan komunikasi.

c. Data pada masing-masing unit komputer (work-station) terkontrol oleh suatu DBMS.

d. DBMS pada masing-masing bagian dapat menangani aplikasi-aplikasi local, secara otomatis.

e. Masing-masing DBMS berpartisipasi paling tidak pada satu apliakasi global.